Sosialisasi dan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk Anak SD di Desa Melinggih Kelod
Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat, Mahasiswa KKN Universitas Udayana 2025 melaksanakan program kerja “Sosialisasi dan Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” yang difokuskan pada siswa sekolah dasar di Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bidang Kesehatan Masyarakat, yang bertujuan untuk menanamkan pentingnya kebersihan dan kesehatan sejak usia dini, khususnya melalui praktik mencuci tangan yang baik dan benar. Edukasi ini penting agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan menerapkan pola hidup sehat demi mencegah penyakit.
Jadwal dan Lokasi Kegiatan
Sosialisasi dilaksanakan secara bergilir di empat sekolah dasar di Desa Melinggih Kelod, dengan rincian sebagai berikut:
* Selasa, 22 Juli 2025: SDN 1 Melinggih Kelod
* Rabu, 23 Juli 2025: SDN 2 Melinggih Kelod
* Kamis, 24 Juli 2025: SDN 3 Melinggih Kelod
* Jumat, 25 Juli 2025: SDN 4 Melinggih Kelod
Rangkaian Kegiatan
Setiap kunjungan ke sekolah dimulai dengan pembukaan dan perkenalan dari mahasiswa KKN. Anak-anak kemudian mengikuti sesi utama berupa sosialisasi PHBS, yang disampaikan dengan bahasa sederhana dan menarik agar mudah dipahami. Anak-anak diperkenalkan pada pengertian PHBS sebagai kebiasaan hidup bersih dan sehat yang dilakukan karena kesadaran ingin tetap sehat. Dijelaskan pula bahwa dengan menerapkan PHBS, tubuh menjadi lebih kuat, tidak mudah sakit, serta dapat belajar dan bermain dengan lebih semangat. Materi kemudian difokuskan pada pentingnya mencuci tangan, sebagai salah satu perilaku sederhana namun sangat efektif dalam mencegah penyakit. Mahasiswa menjelaskan kapan saja waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah bermain. Untuk memperkuat pemahaman anak-anak, disampaikan pula delapan langkah mencuci tangan yang baik dan benar, mulai dari membasahi tangan, membersihkan telapak dan punggung tangan, sela-sela jari, hingga kuku dan ibu jari.
Agar lebih mudah diingat, langkah-langkah mencuci tangan ini dikemas melalui lagu cuci tangan yang dinyanyikan bersama dengan gerakan tangan yang sesuai. Anak-anak tampak antusias mengikuti lagu dan gerakan, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif. Materi juga diperkuat dengan visual dari poster edukatif, serta ajakan untuk menjauhi kebiasaan buruk seperti malas mandi, jajan sembarangan, dan tidak membuang sampah pada tempatnya.
Kegiatan diakhiri dengan penutupan dan sesi foto bersama, sebagai kenang-kenangan sekaligus bentuk kedekatan antara mahasiswa KKN dan para siswa.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin