Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui PMT Bersama Ibu-ibu PKK Desa Melinggih Kelod (Rembug Stunting)

25 Agustus 2025
Dibaca 22 Kali
Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui PMT Bersama Ibu-ibu PKK Desa Melinggih Kelod (Rembug Stunting)

Mahasiswa KKN Universitas Udayana tahun 2025 melaksanakan Program Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dirangkaikan dengan kegiatan Rembug Stunting di Alamelu Bali ATV, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Program ini digagas oleh Bidang Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mendukung pemenuhan gizi anak secara mandiri dari rumah.

Rangkaian Kegiatan 
Kegiatan Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui PMT dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PPM-XXXI Universitas Udayana tahun 2025 bersama ibu-ibu PKK Desa Melinggih Kelod di Alamelu Bali ATV pada Jumat, 22 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara membuat bola-bola ayam isi telur puyuh, salah satu variasi menu PMT yang praktis, bergizi, dan disukai anak-anak.

Proses memasak disampaikan secara interaktif dengan penjelasan sederhana sehingga mudah dipahami. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar gizi serta cara pengolahan makanan sehat. Setelah masakan matang, hasil olahan dibagikan sebagai sample makanan untuk dicicipi bersama. Suasana yang hangat dan komunikatif membuat kegiatan ini tidak hanya sekadar demo, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama yang menyenangkan. Melalui pengalaman langsung menyaksikan dan mencicipi hasil masakan, ibu-ibu lebih mudah memahami cara mengolah bahan pangan sederhana menjadi menu sehat dan bergizi bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK memperoleh pengetahuan serta keterampilan praktis dalam mengolah PMT bergizi yang mudah dipraktikkan di rumah. Selain menambah variasi menu sehat, keterampilan ini juga mendukung pemenuhan gizi anak secara mandiri, sehingga dapat membantu mencegah masalah gizi buruk dan stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak, kecerdasan, dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan sederhana seperti demo masak ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah preventif yang berdampak besar bagi kesehatan generasi mendatang.

Mahasiswa KKN Universitas Udayana tahun 2025 melaksanakan Program Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dirangkaikan dengan kegiatan Rembug Stunting di Alamelu Bali ATV, Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Program ini digagas oleh Bidang Kesehatan Masyarakat sebagai salah satu upaya nyata untuk meningkatkan pemahaman serta keterampilan masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mendukung pemenuhan gizi anak secara mandiri dari rumah.

Rangkaian Kegiatan 
Kegiatan Demo Masak untuk Pemenuhan Gizi Anak melalui PMT dilaksanakan oleh mahasiswa KKN PPM-XXXI Universitas Udayana tahun 2025 bersama ibu-ibu PKK Desa Melinggih Kelod di Alamelu Bali ATV pada Jumat, 22 Agustus 2025. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN mendemonstrasikan cara membuat bola-bola ayam isi telur puyuh, salah satu variasi menu PMT yang praktis, bergizi, dan disukai anak-anak.

Proses memasak disampaikan secara interaktif dengan penjelasan sederhana sehingga mudah dipahami. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar gizi serta cara pengolahan makanan sehat. Setelah masakan matang, hasil olahan dibagikan sebagai sample makanan untuk dicicipi bersama. Suasana yang hangat dan komunikatif membuat kegiatan ini tidak hanya sekadar demo, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama yang menyenangkan. Melalui pengalaman langsung menyaksikan dan mencicipi hasil masakan, ibu-ibu lebih mudah memahami cara mengolah bahan pangan sederhana menjadi menu sehat dan bergizi bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu-ibu PKK memperoleh pengetahuan serta keterampilan praktis dalam mengolah PMT bergizi yang mudah dipraktikkan di rumah. Selain menambah variasi menu sehat, keterampilan ini juga mendukung pemenuhan gizi anak secara mandiri, sehingga dapat membantu mencegah masalah gizi buruk dan stunting. Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga perkembangan otak, kecerdasan, dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, kegiatan sederhana seperti demo masak ini diharapkan mampu menjadi salah satu langkah preventif yang berdampak besar bagi kesehatan generasi mendatang.